LIPUTAN  NUSANTARA

LIPUTAN NUSANTARA

  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Beranda
  • Aceh
  • Business
  • Ekonomi
  • Halaman Utama
  • Lifestyle
  • Markets
  • News
  • Tech

Menanti Inflow Asing ke Duo Saham Bank Pemberat Utama IHSG BBCA & BMRI

Oleh Gila Temax
Oktober 06, 2025
Menanti Inflow Asing ke Duo Saham Bank Pemberat Utama IHSG BBCA & BMRI

Barbeque.gilatemax.com, JAKARTA – Saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi sasaran aksi jual oleh investor asing sepanjang 2025.

Berdasarkan data Stockbit, BBCA dalam periode 1 Januari 2025 sampai 3 September 2025 mencatat net sell asing sebesar Rp23,3 triliun. Sementara itu, BMRI mengalami net sell asing sebesar Rp13,2 triliun.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi melihat kondisi dalam semester II/2025 saat ini memberikan momentum emiten perbankan untuk memperbaiki kenerja.

Sentimen itu antara lain adalah relaksasi kebijakan moneter, meredanya gejolak geopolitik global, termasuk perkembangan kebijakan tarif AS hingga konlifk antar negara, serta adanya dorongan dari perekonomian Indonesia yang lebih stabil, termasuk daya beli masyarakat sampai nilai tukar rupiah.

"Selain itu, kami juga memperkirakan inflow asing dapat kembali terjadi, khususnya seiring dengan potensi pemangkasan FFR sebesar 50 basis poin (bps) hingga Desember 2025. Hal ini akan membantu menopang pergerakan harga BBCA dan BMRI yang memiliki weighted besar terhadap IHSG," ujar Oktavianus kepada Bisnis, Kamis (4/9/2025).

Anjloknya emiten bank berkapitalisasi pasar jumbo ini menggeret laju indeks harga saham gabungan (IHSG). Berdasarkan statistik BEI, BBCA dan BMRI menjadi pemuncak daftar top laggards IHSG sejak awal tahun sampai 3 September 2025.

Sejak awal tahun, harga BBCA telah jeblok 17,57% dan memberikan beban indeks sebesar 114,51 poin. Sedangkan, BMRI harganya merosot lebih dalam sebesar 18,95%, namun dengan market cap yang lebih kecil dibanding BBCA, saham emiten himbara ini membebani IHSG sebesar 95,74 poin.

Sedangkan jika menilik kondisi keuangan perusahaan, Oktavianus mencatat Bank BCA di semester I/2025 mengalami perlambatan dengan capaian laba bersih tumbuh 8% year on year (YoY) menjadi Rp29 triliun, dengan disertai pertumbuhan pinjaman sebesar 12,9% YoY, dan menghasilkan net interest margin (NIM) solid sebesar 5,8%. Meski demikian, dengan loan to deposit (LDR) sebesar 78% menunjukkan aktivitas pemberian kredit lebih konservatif.

Sedangkan utuk Bank Mandiri, Oktavianus mencatat berdasarkan data kuartal I/2025 bank himbara ini membukukan laba bersih sebesar Rp13,2 triliun atau tumbuh 3,9% YoY. Di sisi lain, NIM turun secara tahunan sebesar 27 basis poin menjadi 4,8%, walaupun pinjaman tumbuh 16,5% YoY.

Menurutnya, kinerja kedua perusahaan tersebut membuktikan bahwa emiten perbankan sangat sensitif dengan kebijakan moneter hingga faktor daya beli yang mempengaruhi penyaluran kredit.

"Kami berpandangan kinerja kedua big bank tersebut cenderung lebih konservatif dengan terjadi tekanan di beberapa pos penting. Hal ini seiring dengan sentimen tingginya suku bunga BI, kemudian demand kredit menurun yang berdasarkan data Bank Indonesia pertumbuhan kredit sebesar 7,03% YoY per Juli 2025 lalu," pungkasnya.

Disclaimer: Semua artikel yang ada di blog ini hanyalah contoh atau dummy untuk keperluan pembuatan dan demo template Blogger. Kontennya tidak mencerminkan informasi atau berita yang sebenarnya.

Tags:
  • Aceh
  • Business
  • Ekonomi
  • Halaman Utama
  • Lifestyle
  • Markets
  • News
  • Tech
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Gila Temax
Gila Temax
Front-end web developer at Gila Temax.
Follow me on: Instagram
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Maxpresso HWI kopi herbal stamina pria Gresik
Maxpresso HWI kopi herbal stamina pria Gresik
Maxpresso HWI kopi herbal stamina pria Gresik
Adsen
Most popular
  • LPK-RI Gugat PT KB Finansia Multi Finance di PN Jakarta Selatan, Persoalkan Dugaan Pelanggaran Proses Pembentukan Jaminan Fidusia

    Agustus 03, 2026
    LPK-RI Gugat PT KB Finansia Multi Finance di PN Jakarta Selatan, Persoalkan Dugaan Pelanggaran Proses Pembentukan Jaminan Fidusia
  • Brigjen Pol. (P) Dr. Bambang Pristiwanto, S.H., M.M., Wakili Penerimaan SK dan Resmi Disumpah sebagai Advokat PERADI di Yogyakarta

    Juli 04, 2026
    Brigjen Pol. (P) Dr. Bambang Pristiwanto, S.H., M.M., Wakili Penerimaan SK dan Resmi Disumpah sebagai Advokat PERADI di Yogyakarta
  • LPK-RI kota bengkulu temukan kelalaian serius pengembang, desak pemkot ambil alih PSU dan perketat pengawasan

    Juli 18, 2026
    LPK-RI kota bengkulu temukan kelalaian serius pengembang, desak pemkot ambil alih PSU dan perketat pengawasan
  • Diduga Satreskrim Polres Madiun Kota Tangkap Lepas Pelaku Jual Beli Mobil Bodong dengan Mahar 55 juta

    Juli 01, 2026
    Diduga Satreskrim Polres Madiun Kota Tangkap Lepas Pelaku Jual Beli Mobil Bodong dengan Mahar 55 juta
  • Kapolres Sampang Angkat Bicara, Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Aparat Telah Diproses Visum

    Januari 23, 2026
    Kapolres Sampang Angkat Bicara, Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Aparat Telah Diproses Visum
LIPUTAN NUSANTARA
Company
  • Tentang
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi
  • Kontak
© 2026 LIPUTAN NUSANTARA. All rights reserved.