Purbaya Yakin Program MBG Jadi Penyerap Anggaran Tercepat Kuartal I 2026
Jakarta – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi program dengan penyerapan anggaran paling cepat pada kuartal I 2026.
Optimisme tersebut disampaikan Purbaya usai Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1). Ia menilai MBG tetap berjalan meski sekolah memasuki masa libur panjang.
“MBG lah, dugaan saya MBG. Sudah belanja dia pasti, dia sudah belanja banyak,” ujar Purbaya.
Program yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) ini memang tetap beroperasi untuk menjamin kebutuhan nutrisi anak, meski sempat dihentikan sementara pada awal Januari 2026 untuk evaluasi. Dengan berakhirnya masa liburan akhir tahun, BGN diperkirakan kembali membelanjakan anggaran secara intensif.
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono melaporkan, hingga 31 Desember 2025 Program MBG telah menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun atau 72,5 persen dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025. Dari jumlah tersebut, manfaat langsung yang diterima masyarakat mencapai Rp43,3 triliun.
Anggaran tersebut disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia.
Secara angka, penerima manfaat MBG mencapai 56,13 juta orang dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi. Program ini juga melibatkan 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menyerap tenaga kerja sebanyak 789.319 orang.
