API MEMBARA SECEPAT KILAT MELAHAP GUDANG PRODUKSI: UD.Citra Rasa Dusun Gempol Kurung Habis Terbakar Kerugian Jutaan Rupiah.
GRESIK || LIPUTANNUSANTARA.ORG-
Si jago merah kembali mengamuk dan meratakan bagian produksi penggorengan kerupuk milik UD Citra Rasa di Dusun Gempol RT 07 RW 02, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Selasa (08/09/2026) sore.
Insiden berdarah panas tersebut bermula sekitar pukul 14.30 WIB saat lima orang pekerja tengah beraktivitas mengolah dan menggoreng kerupuk di dalam gudang berukuran 12 \times 15 meter. Sekitar pukul 15.00 WIB, kepulan asap mengepul disertai percikan api yang mendadak muncul dari cerobong asap tepat di atas wajan penggorengan.
Melihat kobaran api yang kian membesar dan mengancam, para pekerja bersama warga sekitar panik dan bahu-membahu menyelamatkan barang-barang berharga keluar dari bangunan gudang. Salah seorang warga yang sigap langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Menganti.
Menerima informasi dari masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor Menganti bergerak cepat menujuk TKP. Personel yang diterjunkan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aiptu Tri Widodo, S.H., bersama Aiptu MC Hanif, S.H., dan Aipda Veri Irawan guna mengamankan lokasi serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (PMK).
Dua unit armada pemadam (1 mobil pemadam dan 1 mobil tangki air) tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB dan langsung melakukan pengeroyokan titik api. Amukan si jago merah akhirnya berhasil diredam dan dipadamkan total sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat dihubungi oleh awak media BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan adanya insiden kebakaran yang menimpa usaha milik Abdul Rokim (50) tersebut.
"Benar, telah terjadi kebakaran di area penggorengan kerupuk UD Citra Rasa di Desa Gempolkurung. Petugas piket SPKT dan Reskrim langsung meluncur ke lokasi begitu mendapat laporan untuk mengamankan TKP serta berkoordinasi dengan pihak PMK," tegas AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi via telepon.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa saat musibah terjadi, pemilik tempat usaha sedang tidak berada di lokasi karena tengah menghadiri takziah di wilayah Tuban.
Dalam musibah ini dipastikan Nihil korban jiwa. Sementara itu, jumlah total kerugian material hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Reskrim Polsek Menganti.
Arif / Tim Redaksi
Si jago merah kembali mengamuk dan meratakan bagian produksi penggorengan kerupuk milik UD Citra Rasa di Dusun Gempol RT 07 RW 02, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Selasa (08/09/2026) sore.
Insiden berdarah panas tersebut bermula sekitar pukul 14.30 WIB saat lima orang pekerja tengah beraktivitas mengolah dan menggoreng kerupuk di dalam gudang berukuran 12 \times 15 meter. Sekitar pukul 15.00 WIB, kepulan asap mengepul disertai percikan api yang mendadak muncul dari cerobong asap tepat di atas wajan penggorengan.
Melihat kobaran api yang kian membesar dan mengancam, para pekerja bersama warga sekitar panik dan bahu-membahu menyelamatkan barang-barang berharga keluar dari bangunan gudang. Salah seorang warga yang sigap langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Menganti.
Menerima informasi dari masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor Menganti bergerak cepat menujuk TKP. Personel yang diterjunkan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aiptu Tri Widodo, S.H., bersama Aiptu MC Hanif, S.H., dan Aipda Veri Irawan guna mengamankan lokasi serta menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (PMK).
Dua unit armada pemadam (1 mobil pemadam dan 1 mobil tangki air) tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB dan langsung melakukan pengeroyokan titik api. Amukan si jago merah akhirnya berhasil diredam dan dipadamkan total sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat dihubungi oleh awak media BUSERMEDIAINVESTIGASI.ID, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan adanya insiden kebakaran yang menimpa usaha milik Abdul Rokim (50) tersebut.
"Benar, telah terjadi kebakaran di area penggorengan kerupuk UD Citra Rasa di Desa Gempolkurung. Petugas piket SPKT dan Reskrim langsung meluncur ke lokasi begitu mendapat laporan untuk mengamankan TKP serta berkoordinasi dengan pihak PMK," tegas AKP Arif Rahman saat dikonfirmasi via telepon.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa saat musibah terjadi, pemilik tempat usaha sedang tidak berada di lokasi karena tengah menghadiri takziah di wilayah Tuban.
Dalam musibah ini dipastikan Nihil korban jiwa. Sementara itu, jumlah total kerugian material hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Reskrim Polsek Menganti.
Arif / Tim Redaksi